{"id":137266,"date":"2009-10-28T14:38:29","date_gmt":"2009-10-28T19:38:29","guid":{"rendered":"http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/2009\/10\/29\/penyakit-berbahaya-atau-bukan\/"},"modified":"2009-10-28T14:38:29","modified_gmt":"2009-10-28T19:38:29","slug":"penyakit-berbahaya-atau-bukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mereja.media\/index\/137266","title":{"rendered":"Penyakit berbahaya atau bukan ?"},"content":{"rendered":"<div class='snap_preview'><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><strong>DOK, APAKAH PENYAKIT SAYA BERBAHAYA ?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><a href=\"http:\/\/cakmoki86.files.wordpress.com\/2009\/10\/tidak_berbahaya.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display:inline;border-width:0;margin:5px 10px 0 0;\" title=\"tidak_berbahaya\" src=\"http:\/\/cakmoki86.files.wordpress.com\/2009\/10\/tidak_berbahaya_thumb.jpg?w=140&#038;h=155\" border=\"0\" alt=\"tidak_berbahaya\" width=\"140\" height=\"155\" align=\"left\" \/><\/a> Ketika seseorang sakit atau mengalami gangguan kesehatan, adakalanya ia bertanya-tanya dalam hati: <em>\u201c bahaya atau tidak ? \u201c<\/em> Pertanyaan senada kadang ditanyakan langsung kepada dokter yang memeriksanya di saat\u00a0 berobat. Namun tak jarang ada yang menanyakan bahaya tidaknya penyakit melalui email atau melalui forum tanya jawab di internet seiring dengan makin berkembangnya informasi interaktif masalah kesehatan di internet. Pertanyaan ini sangat wajar. Siapa sih yang mau dihinggapi penyakit berbahaya ?<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><span id=\"more-1424\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Dalam\u00a0 pelayanan medis dan komunikasi dokter-pasien, seorang pasien berhak mengetahui informasi tentang penyakit dan kondisi yang dialaminya, sedangkan seorang dokter berkewajiban memberikan informasi kepada pasiennya dengan cara yang \u201cbijak\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Pada keadaan tertentu seorang dokter mungkin tidak sulit untuk memberi tahu kepada pasiennya bahwa penyakit yang diderita si pasien tidak berbahaya. Sebaliknya di saat yang lain, dimana kondisi pasien sudah pada <em>fase terminal<\/em>, bisa jadi seorang dokter merasa kesulitan untuk memberi tahu kondisi pasien dengan cara apa adanya. Menghadapi situasi semacam ini biasanya seorang dokter memilih jalan tengah, yakni memberi tahu keluarga dekat si pasien dengan cara yang \u201cbijak\u201d sembari memberi support untuk tetap berikhtiar.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Ditinjau dari sudut pandang pasien, istilah \u201cbahaya\u201d barangkali bukan hanya berbahaya terhadap jiwa, langsung maupun tidak langsung, tapi mungkin dapat bermakna lain bergantung pada penyakit dan maksud penderita itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Sebagai contoh, ketika seorang pria dewasa menderita Disfungsi Ereksi lantas menanyakan bahaya atau tidak terkait penyakitnya, tentu istilah \u201cbahaya\u201d yang ditanyakannya tidak berhubungan dengan keselamatan jiwa. Pada kasus ini, istilah \u201cbahaya\u201d mungkin dimaksudkan apakah nantinya \u201ccucakrowo\u201d masih mampu berkicau sambil mengepakkan sayap atau lunglai selamanya. Makna lain mungkin dimaksudkan apakah ia nantinya mampu memuaskan pasangannya dan memberikan keturunan atau tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Demikian pula misalnya ketika seorang gadis menanyakan bahaya tidaknya bekas cacar air di wajahnya. Pada contoh ini, istilah bahaya sangat mungkin berhubungan dengan \u201cpenampilan\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Lain lagi manakala seorang penderita Herpes zoster menanyakan bahaya tidaknya penyakit yang sedang dideritanya. Secara umum, pertanyaan \u201cbahaya\u201d mungkin dikaitkan dengan rasa nyeri yang ditimbulkan oleh Herpes zoster. Sedangkan secara khusus, bila Hepers zoster menyerang area wajah, khususnya area mata, pertanyaan \u201cbahaya\u201d barangkali berhubungan dengan efek terhadap fungsi penglihatan.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Tatkala seorang ibu diberitahu bahwa anaknya menderita infeksi amandel (tonsilitis), boleh jadi istilah \u201cbahaya\u201d yang ada di benaknya dikaitkan dengan operasi atau tidak. *membahayakan isi dompet* <img src='http:\/\/s.wordpress.com\/wp-includes\/images\/smilies\/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' \/> <\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Beberapa contoh kecil\u00a0 di atas menunjukkan bahwa istilah \u201cbahaya\u201d yang digunakan seseorang terkait dengan penyakit yang sedang dideritanya, tidak selalu berhubungan dengan keselamatan jiwa. Istilah \u201cbahaya\u201d tersebut memiliki makna lebih luas, lebih bervariasi, bahkan adakalanya bersifat individual bergantung pada pelbagai faktor yang menyertainya.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Menilik beragamnya maksud pertanyaan \u201cbahaya\u201d dari masing-masing pasien berkenaan dengan penyakitnya, seorang dokter dituntut untuk lebih \u201cmengenal\u201d para pasiennya agar informasi yang diberikan tidak meruntuhkan mental pasien. Jika tidak, \u201cmaksud baik\u201d seorang dokter untuk memberitahu pasien dengan tujuan agar mengetahui penyakitnya, bukan tidak mungkin justru akan membuat pasien makin menderita sepulang dari ruang pemeriksaan dokter.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Di media online, pertanyaan tentang \u201cbahaya\u201d tidaknya penyakit kerap diajukan oleh pengunjung. Hal ini sangat wajar mengingat begitu banyaknya informasi penyakit dan kesehatan bertebaran diinternet.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Kadang seseorang merasa sangat khawatir hanya gara-gara membaca kalimat yang beraroma \u201cmenakutkan\u201d, seperti: <em>waspadai<\/em> \u2026 <em>jangan remehkan<\/em> \u2026 <em>nol koma sekian persen berakhir dengan kematian<\/em> \u2026 dan kata-kata bombastis sejenis yang bagi sebagian orang mengakibatkan tak dapat tidur semalaman.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Salahkah ? Tidak. Keduanya tidak salah. Penulis artikel mungkin ingin mengajak pembaca untuk berhati-hati, sedangkan pembaca yang ketakutan juga tidak bersalah atas rasa takutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Lantas bagaimana jalan keluarnya ? Yang diperlukan menurut saya adalah dibukanya pintu dialog online, melalui email atau halaman tanya jawab (konsultasi atau apapun namanya) secara berkesinambungan agar dapat saling bertukar informasi secara \u201cbijak\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Dibanding di ruang pemeriksaan dokter atau di praktek, dialog online bisa dibilang lebih sulit lantaran komunikasi antara pengunjung dan dokter dilakukan dengan \u201ctidak saling berhadapan\u201d. Berbeda dengan di ruang periksa, dimana seorang dokter sedikit banyak dapat menilai pasien sehingga lebih mudah memilih kalimat yang tepat dalam memberikan informasi.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Bagimana pendapat pembaca ?<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Silahkan berbagi \u2026 <img src='http:\/\/s.wordpress.com\/wp-includes\/images\/smilies\/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' \/> <\/p>\n<p style=\"text-align:center;\">:: :: :: posting menggunakan <a title=\"Windows Live Writer\" href=\"http:\/\/get.live.com\/writer\/overview\" >WLW<\/a> :: :: ::<\/p>\n<div id=\"scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:4930b8c5-ba78-40fe-bdca-50edf7af6adf\" class=\"wlWriterEditableSmartContent\" style=\"width:439px;display:block;float:none;margin-left:auto;margin-right:auto;padding:0;\">Technorati Tags: <a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Penyakit\">Penyakit<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Informasi\">Informasi<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Kesehatan\">Kesehatan<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Health\">Health<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Pasien\">Pasien<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Dokter\">Dokter<\/a><\/div>\n<p>Posted in Artikel, Health, Informasi, Kesehatan, Umum Tagged: Health, Informasi, Kesehatan, Komunikasi, Penyakit <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/gocomments\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/comments\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/godelicious\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/delicious\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/gostumble\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/stumble\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/godigg\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/digg\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/goreddit\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/reddit\/cakmoki86.wordpress.com\/1424\/\" \/><\/a> <img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/stats.wordpress.com\/b.gif?host=cakmoki86.wordpress.com&#038;blog=570093&#038;post=1424&#038;subd=cakmoki86&#038;ref=&#038;feed=1\" \/><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DOK, APAKAH PENYAKIT SAYA BERBAHAYA ? Ketika seseorang sakit atau mengalami gangguan kesehatan, adakalanya ia bertanya-tanya dalam hati: \u201c bahaya atau tidak ? \u201c Pertanyaan senada kadang ditanyakan langsung kepada dokter yang memeriksanya di saat\u00a0 berobat. Namun tak jarang ada yang menanyakan bahaya tidaknya penyakit melalui email atau melalui forum tanya jawab di internet seiring [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-137266","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=137266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137266\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=137266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=137266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=137266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}