{"id":414530,"date":"2010-03-11T03:32:07","date_gmt":"2010-03-11T07:32:07","guid":{"rendered":"http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/2010\/03\/11\/asma-pada-kehamilan\/"},"modified":"2010-03-11T03:32:07","modified_gmt":"2010-03-11T07:32:07","slug":"asma-pada-kehamilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mereja.media\/index\/414530","title":{"rendered":"Asma Pada Kehamilan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:left;\"><strong>Kode ICD-10 : <a title=\"ICD-10: J45: Asthma\" href=\"http:\/\/apps.who.int\/classifications\/apps\/icd\/icd10online\/?gj40.htm+j45\" >J45<\/a> : <a title=\"Asthma ( wikipedia )\" href=\"http:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Asthma\" >Asthma<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">BERNAFAS UNTUK DIRI SENDIRI DAN SI KECIL DALAM KANDUNGAN<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><a title=\"Asthma and Pregnancy\" href=\"http:\/\/www.gettyimages.com\/\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display:inline;border-width:0;margin:5px 10px 0 0;\" title=\"Asthma and Pregnancy\" src=\"http:\/\/cakmoki86.files.wordpress.com\/2010\/03\/200451157001.jpg?w=140&#038;h=110\" border=\"0\" alt=\"Asthma and Pregnancy\" width=\"140\" height=\"110\" align=\"left\" \/><\/a> Sebagian penderita <strong><a title=\"Asma pada Kehamilan\" href=\"http:\/\/emedicine.medscape.com\/article\/796274-overview\" >asma<\/a><\/strong> yang <strong>sedang hamil<\/strong> kadang masih ragu-ragu untuk berobat ketika asma-nya <strong>mulai kambuh<\/strong> dikarenakan ketakutan yang berlebihan untuk minum obat. Hal ini dapat dimaklumi lantaran minimnya informasi dari sumber terpercaya. Bagi penderita asma ( asthma bronchiale ) yang sedang hamil, hendaknya <strong>segera berobat<\/strong> ke dokter terdekat ketika merasakan asma yang dideritanya mulai menampakkan tanda-tanda kambuh. Tujuannya untuk <strong>menghindari hipoksia<\/strong> (kekurangan oksigen) pada janin di dalam kandungan. Lagipula, rata-rata obat asma <strong>aman<\/strong> bagi kehamilan dan aman bagi janin, sama amannya dengan vitamin yang diminum selama kehamilan.<\/p>\n<p><span id=\"more-1567\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Wanita hamil dan janin yang dikandungnya memerlukan oksigen dalam jumlah cukup untuk kelangsungan kehamilan dan tumbuh kembang janin. Itu sebabnya wanita hamil penderita asma dianjurkan segera mengggunakan obat asma atau berobat manakala merasakan tanda-tanda asma mulai kambuh.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Pada umumnya, penderita asma mengenali penyakitnya dengan sangat baik. Demikian pula jenis obat-obat yang biasa digunakan, dosis dan tatacara penggunaannya. Andai belum mengenal obat-obat asma, hendaknya penderita asma bertanya kepada dokter tentang fungsi dan khasiat masing-masing obat agar setidaknya dapat menggunakannya sebagai pertolongan pertama ketika kambuh.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Penderita asma yang sedang hamil seyogyanya memberikan perhatian lebih pada asma yang dideritanya agar terhindar dari resiko yang dapat mempengaruhi kehamilan dan janin.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Dengan pengobatan asma yang benar dan terkontrol serta senantiasa berkonsultasi kepada dokter, niscaya kehamilan dan janin akan tumbuh sehat hingga tiba saat melahirkan dan menyusui.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">PENTING DIPERHATIKAN PENDERITA ASMA SAAT HAMIL DAN MENYUSUI<\/p>\n<table style=\"text-align:left;\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" cellpadding=\"3\" width=\"418\" bgcolor=\"#ffbbdd\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"20\" valign=\"top\">1.<\/td>\n<td width=\"381\" valign=\"top\">Melanjutkan obat asma selama hamil sesuai saran dokter<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"20\" valign=\"top\">2.<\/td>\n<td width=\"381\" valign=\"top\">Berkonsultasi kepada dokter untuk mengendalikan asma<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"20\" valign=\"top\">3.<\/td>\n<td width=\"381\" valign=\"top\">Tetap memberikan ASI selama menggunakan obat asma<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align:left;\"><strong>PILIHAN OBAT ASMA PADA KEHAMILAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Pada dasarnya pemilihan obat untuk mengendalikan asma pada kehamilan tidak berbeda dengan obat bagi penderita asma pada umumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Perlu dipahami bahwa obat asma (seperti halnya sebagian besar obat lain) bersifat individual. Artinya, obat yang nyaman (cocok) bagi penderita yang satu belum tentu nyaman digunakan oleh penderita lain. Sebagai contoh, seorang penderita asma merasa cocok dan nyaman menggunakan salbutamol 2\u00a0 mg generik seharga 2000 perak per blister dibanding menggunakan obat asma inhaler berharga ratusan ribu. Karenanya, masing-masing penderita asma seyogyanya mengenali obat-obat yang diberikan dokter dan nyaman digunakan untuk mengendalikan asma yang dideritanya.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Obat-obat yang lazim digunakan untuk mengendalikan ataupun mengobati asma, diantaranya:<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">A. Anti Inflamasi Golongan Steroid:<\/p>\n<ol style=\"text-align:left;\">\n<li>\n<div>Obat inhalasi ( MDI, Nebulisasi ), antara lain: Budesonide, Beclomethasone dipropionate, Fluticasone, Flunisolide, dll.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Obat minum (oral), antara lain: Prednison, Prednisolon, Methylprednisolon, dll.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Obat injeksi (parenteral): methylprednisolon, dll.<\/div>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align:left;\">B. Bronkodilator (melonggarkan saluran pernafasan):<\/p>\n<ol style=\"text-align:left;\">\n<li>\n<div>Obat inhalasi (MDI, DPI, nebulisasi), antara lain: Salbutamol MDI, Fenoterol, Formoterol, Salmeterol, kombinasi Formoterol dan budesonide, kombinasi Salmeterol dan fluticasone, dll.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Obat minum (oral), antara lain: Salbutamol, Terbutalin sulfat, Aminophyllin, Theophyllin, dll.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Obat injeksi (parenteral): Terbutalin sulfat, Aminophyllin, dll.<\/div>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align:left;\">C. Obat lain: obat antikolinergik: Ipratropium bromide.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">D. Obat Pencair Dahak:<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Jika asma disertai batuk, dapat ditambahkan obat batuk pencair dahak (expectorant), diantaranya: Ambroxol, Bromhexine, GG (Glyceryl guaiacolate), dll.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><strong>EFEK SAMPING OBAT<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Obat asma golongan Bronkodilator (melonggarkan nafas) kerap menimbulkan efek samping: <em>berdebar, lemas, gemetar, otot seperti dilucuti, keringat dingin<\/em>. Jika mengalami keluhan berdebar, lemas, setelah minum obat asma golongan bronkodilator, maka dosis dapat diturunkan menjadi setengahnya. Jika masih berdebar, lemas, gemetar, dosis obat dapat diturunkan lagi hingga seperempat dari dosis normal. Jika dengan dosis seperempat dari dosis normal masih mengalami berdebar, lemas, gemetar, seyogyanya melaporkan ke dokter agar dipilihkan obat bronkodilator yang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Hendaknya penderita asma mencatat obat-obat asma yang menimbulkan efek samping: <em>berdebar, lemas, gemetar,<\/em> kemudian memberitahukan kepada dokter agar tidak diberikan obat yang sama dan menggantinya dengan obat jenis lain.<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><strong>TIPS MENCEGAH KEKAMBUHAN<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align:left;\">\n<li>\n<div>Kenali dan hindari faktor pencetus kekambuhan asma, diantaranya: <em>alergen (bahan atau kondisi pemicu timbulnya kekambuhan asma), polusi udara, perubahan cuaca, faktor psikis (emosi yang berlebihan), aktifitas yang berlebihan, infeksi saluran pernafasan, rhinitis (pilek-bersin-hidung mampet), makanan dan obat-obat tertentu<\/em>, dan lain-lain.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Kenali obat-obat yang digunakan, meliputi: <em>nama obat (dan kandungannya), dosis dan cara penggunaannya, obat-obat yang paling nyaman digunakan dan efek samping obat<\/em>.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Istirahat yang cukup, makan makanan bergizi seimbang.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Olah raga teratur sesuai kemampuan dan selalu aktif beraktifitas (asalkan tidaj berlebihan) atau senam hamil sesuai petunjuk instruktur. Olah raga teratur pada kehamilan disebutkan dapat mengurangi resiko kekambuhan. Namun, jika asma malah kambuh dengan berolah raga (exercise induced asthma), hendaknya berkonsultasi kepada dokter untuk memilih jenis olah raga yang tepat dan sesuai dengan kondisi masing-masing.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div>Konsultasi kepada dokter tentang ciri-ciri serangan asma, tatacara penanggulangan asma di rumah dan tatacara pertolongan pertama tatkala asma kambuh.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align:center;\"><strong>LEARN MORE ! BREATHE BETTER !<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:left;\">Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align:center;\">:: :: :: posting menggunakan <a title=\"Windows Live Writer\" href=\"http:\/\/get.live.com\/writer\/overview\" >WLW<\/a> :: :: ::<\/p>\n<p style=\"text-align:left;\"><strong><span style=\"text-decoration:underline;\">Up date:<\/span><\/strong> saran memasukkan olah raga dari mas <a title=\"dokter Cahya\" href=\"http:\/\/catatan.legawa.com\/\" >Cahya<\/a>. Thanks Mas <img src='http:\/\/s.wordpress.com\/wp-includes\/images\/smilies\/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' \/> <\/p>\n<div id=\"scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:f54bbc3a-21b9-4bf7-bb8b-afd58970f4cf\" class=\"wlWriterEditableSmartContent\" style=\"display:inline;float:none;margin:0;padding:0;\">Tag Technorati: {grup-tag}<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Asma\">Asma<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Asthma+Bronchiale\">Asthma Bronchiale<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Kehamilan\">Kehamilan<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Obat\">Obat<\/a>,<a rel=\"tag\" href=\"http:\/\/technorati.com\/tags\/Nebulizer\">Nebulizer<\/a><\/div>\n<p>Filed under: <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/artikel\/'>Artikel<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/gaya-hidup\/'>Gaya Hidup<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/health\/'>Health<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/informasi\/'>Informasi<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/kedokteran\/'>Kedokteran<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/category\/kesehatan\/'>Kesehatan<\/a> Tagged: <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/asma\/'>Asma<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/asthma-bronchiale\/'>Asthma Bronchiale<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/hamil\/'>Hamil<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/obat\/'>Obat<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/penyakit\/'>Penyakit<\/a>, <a href='http:\/\/cakmoki86.wordpress.com\/tag\/sesak\/'>Sesak<\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/gocomments\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/comments\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/godelicious\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/delicious\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/gostumble\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/stumble\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/godigg\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/digg\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\" \/><\/a> <a rel=\"nofollow\" href=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/goreddit\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/feeds.wordpress.com\/1.0\/reddit\/cakmoki86.wordpress.com\/1567\/\" \/><\/a> <img decoding=\"async\" alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/stats.wordpress.com\/b.gif?host=cakmoki86.wordpress.com&#038;blog=570093&#038;post=1567&#038;subd=cakmoki86&#038;ref=&#038;feed=1\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kode ICD-10 : J45 : Asthma BERNAFAS UNTUK DIRI SENDIRI DAN SI KECIL DALAM KANDUNGAN Sebagian penderita asma yang sedang hamil kadang masih ragu-ragu untuk berobat ketika asma-nya mulai kambuh dikarenakan ketakutan yang berlebihan untuk minum obat. Hal ini dapat dimaklumi lantaran minimnya informasi dari sumber terpercaya. Bagi penderita asma ( asthma bronchiale ) yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-414530","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=414530"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414530\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=414530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=414530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mereja.media\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=414530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}